Menuju Kesetaraan Potensi

Pertukaran mahasiswa atau yang lebih populer dikenal dengan istilah student exchange merupakan kegiatan bertukar mahasiswa antar universitas, baik universitas dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini telah menjadi awal perjalanan bagi mahasiswa dalam meningkatkan studi banding di Universitas Jember (Unej) dengan Universitas Luar Negeri (ULN).  Tak hanya itu saja, student exchange merupakan salah satu program yang diselenggarakkan oleh pihak Unej untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar negeri dalam jangka waktu tertentu. Baik institut atau universitas di beberapa negara juga memiliki program student exchange yang diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan persaingan global yang semakin deras arusnya.

Dalam menunjang program World Class University (WCU), Unej telah beberapa  kali melakukan student exchange seperti di Thailand, Jepang, Filipina dan Korea. Selain student exchange, ada juga program lecture exchangeLecture Exchange (LE) merupakan program pertukaran dosen yang dikirim ke luar negeri untuk mengajar di universitas yang dituju. Studentexchange maupun lecture exchange di adakan dengan tujuan yang tak lain adalah untuk mendongkrak nama universitas dengan cara mengembangkan kemampuan serta potensi yang dimiliki oleh setiap civitas kampus.

Begitu pula Fakultas Ekonomi (FE) Uj yang turut meramaikan upaya mencapai ruang lingkup pendidikan berskala internasional, mahasiswa FE Unej telah aktif menjalin kerjasama dengan universitas dan mahasiswa dari luar negeri. Program ini dinilai dapat melatih kemandirian dan kedewasaan mahasiswa, mandiri untuk tinggal dan dapat bertahan di tengah budaya dan lingkungan yang berbeda, mengembangkan kemampuan berbahasa dan memperluas jaringan.

“Tahun ini FE akan mengirimkan 2 orang dosen ke University Science Malaysia dan  mahasiswa FE akan melakukan student exchange. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa dan dosen di FE Unej menjadi terbiasa dengan dosen dari luar. Di samping itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung salah satu program Unej yakni Unej Go International”, ujar Fathorrazi, selaku Dekan FE UJ.

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 1-8 Februari 2015, FE mengirimkan 22 mahasiswa S1 jurusan Manajemen, IESP, dan Akuntansi ke University of San Carlos (USC). Kunjungan antar negara tersebut selain dilaksanakan sebagai sarana memperkaya wawasan mengenai negara lain, juga dalam upaya merintis program pertukaran mahasiswa.

Dengan program-program ini nampak bahwa FE tengah bersiap untuk memperluas jaringan diseluruh dunia, untuk menjawab tantangan global. Oleh karena itu, FE menerapkan strategi-strategi  perubahan seperti pengadaan kelas billingual yaitu kelas khusus yang sistem pengajarannya menggunakan dual bahasa sebagai bahasa pengantar, yakni bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Selain itu, FE Unej juga tengah memperbaiki sarana dan prasarananya untuk menunjang perkuliahan mahasiswa.

Kemudian, seiring berjalannya waktu FE membuat gebrakan dengan cara  menggambleng mahasiswa-mahasiswanya dalam rangka mengasah kemampuan berbahasa inggris melalui cara bertukar pikiran antar mahasiswa luar negeri. FE pun punya standar bagi mahasiswa agar layak untuk dikirim keluar negeri dengan persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan seperti, mahasiswa tersebut  merupakan mahasiswa asli dari perguruan tinggi UJ, memiliki nilai TOEFL 500-600, curriculum vitae,  dan mununjukkan transkip nilai akhir / IPK minimal 3,00.

Pada tahun ini, FE turut dalam Conference InternasionalConference International  tersebut semacam kegiatan seminar call for paper dalam rangka penulisan karya ilmiah yang diadakan oleh International Economic Forum. Kegiatan ini nantinya akan berpusat di Negara Cina pada tanggal 25-28 Februari 2015 mendatang. Kegiatan ini hampir sama dengan student exchange, perbedaannya Conference Internasional lebih menonjol dalam penulisan karya ilmiah yang nantinya akan diprestasikan diluar negeri. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan interprestasi dan potensi mahasiswa FE Unej.

Program tersebut dilaksanakan tidak hanya sekedar pembicaraan isu belaka, namun FE juga ingin mewujudkannya agar mampu berkiprah di dunia internasional dengan mengubah mindset mahasiswa. Dengan student exchange, mahasiswa dapat memperoleh kesempatan mengikuti short course dikampus luar selama satu bulan atau satu minggu. Sebaliknya mahasiswa yang datang dari luar negeri ke Unej akan memperoleh penghargaan berupa sertifikat. Selain itu, bagi peserta conference internasional, nantinya karya tulis yang dihasilkan akan masuk di situs ilmiah internasional Ekonomic Develoment Center.

Pihak universitas maupun fakultas mendorong mahasiswa untuk go international bukan hanya sekedar menimbang ilmu tetapi juga untuk mengapresiasikan kemampuan yang dimiliki agar mahasiswa dapat memiliki pandangan terbuka serta  cakrawala yang luas. [Redaksi]

 

Redaksi ECPOSE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *