Ospek Fakultas: Maba Wajib Bawa Produk, Panitia Menyediakan Paket 35 Ribu

Ospek Fakultas: Maba Wajib Bawa Produk, Panitia Menyediakan Paket 35 Ribu

Rabu (26/10) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) mengadakan Technical Meeting (TM) untuk mahasiswa angkatan 2016/2017 dalam rangka kegiatan ospek fakultas yang akan diadakan pada tanggal 19,20,26 dan 27 November 2016. TM dimulai pukul 08.00 sampai 16.30 WIB di ruang multimedia FEB Universitas Jember yang dibagi menjadi empat sesi berdasarkan jurusan yakni Manajemen, Akuntansi, IESP dan D3.  Dalam sosialisasi disampaikan mengenai atribut pakai, tata tertib peserta PKKMB dan teknis pelaksanaan serta pemaparan mengenai kreativitas maba, public speaking, pembuatan film dokumenter, dan perlengkapan yang wajib dibawa mahasiswa baru (maba).

Seperti tahun sebelumnya, panitia PKKMB tahun ini mewajibkan maba membawa perlengkapan wajib salah satunya produk yang harus dipenuhi saat kegiatan PKKMB berlangsung. Rizka Regita selaku panitia acara menjelaskan produk yang harus di bawa maba seperti minuman ion, minuman berwarna coklat, kopi bongkar dan bantal untuk perut, namun ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai merk dari produk-produk yang diwajibkan dibawa MABA. Ia juga menjelaskan bahwa panitia menyediakan produk-produk yang harus di bawa dalam bentuk paket senilai Rp 35.000. Tujuan panitia melakukan hal ini untuk mempermudah maba memperoleh produk-produk yang harus dipenuhi. “Biar nggak kesusahan dan harganya juga lebih murah yang ada di kami. Kalian bisa di cek diluar dan bandingin” jelas Ika selaku koordinator acara saat TM.

Hal berbeda diungkapkan Wafikul Hoyr selaku anggota panitia. “…mungkin gimana caranya suatu produk sponsor bisa terjual dengan adanya PKKMB” ungkapnya.

Terkait kewajiban membawa konsumsi tambahan, Gede salah satu maba jurusan Akuntansi angkatan 2016 mengungkapkan bahwa ia setuju karena berpresepsi itu untuk kebutuhan dirinya saat kegiatan PKKMB. Di sisi lain ia juga merasa keberatan karena harus menyisihkan uang bulanannya. Namun, saat disinggung terkait aturan Kemenristek Dikti No. 22 tahun 2015 pasal 8 tentang Biaya Kuliah Tunggal dimana PTN dilarang memungut uang pangkal dan pungutan selain UKT dari mahasiswa baru, Gede mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak etis dan melanggar aturan pemerintah.

“Mungkin sudah terlanjur dan itu merupakan aturan dari BEM FEB Unej sendiri. Saya sebagai maba mungkin boleh ya mengungkapkan pendapat tapi saya belum berkenan, ya mungkin merasa takut jadi maba…” ungkap Gede diakhir wawancara.

Putu Ayu D

2 thoughts on “Ospek Fakultas: Maba Wajib Bawa Produk, Panitia Menyediakan Paket 35 Ribu

  1. Mohon maaf kakak ECPOSE, sepertinya ada salah redaksi deh,, sejak kapan PKKMB kepanjangannya berubah jadi Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru??? Seingat saya dari kakak-kakak BEM kepanjangan PKKMB itu Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *