Alternatif Paket RP 35.000 untuk MABA

Dalam rangka mempermudah MABA memperoleh produk yang diimbau harus dibawa pada saat acara, panitia PKKMB dan BEM menyediakan alternatif berupa paket seharga 35 ribu. “Untuk mempermudah maba, kita pakek clue-clue kan, kayak minuman berion, dia kalau gak bawa otomatis butuh,” tutur Anug selaku ketua panitia PKKMB. “Sebenarnya sih kalau dalam pribadi pastinya ada keberatan, namun demi kebaikan juga apabila kita tidak mengeluarkan uang, kita beli sendiri kan otomatis kita mengeluarkan biaya tambahan. Pasti mau tidak mau rela,” tutur Farid jurusan D3 Manajemen Perusahaan angkatan 2016 terkait imbauan panitia agar MABA membawa produk. (Baca juga: Kegiatan PKKMB Tahun 2016 Tugaskan MABA Bawa Produk dan Atribut)
Disamping itu alasan mengapa pihak panitia melakukan selling produk tidak lepas dari permasalahan dana ”Bukannya identiknya setiap tahun seperti itu jadi tercovernya dari mana yah dapetnya kita dari sponsor. Misalkan kalo dari selling produk, dari perusahaannya dikasih satu juta misalkan ya keuntungannya itu dibuat operasional yang lain,” tanggapan Hermin selaku ketua BEM. Terkait dana kegiatan PKKMB, Hermin memberikan rincian secara umum. “Yang paling besar jelas mesti konsumsi, tiga puluh keatas. Sama panggungnya saja tiga belas setengah sama dekornya. Selebihnya kalau masalah sertifikat, banner danlain-lain mencapai enam juta” jelasnya tentang rincian kebutuhan PKKMB yang membutuhkan alokasi cukup besar.
Mengenai selling produk yang dilakukan oleh panitia PKKMB, dekanat menanggapi demikian, “Kalau sponsor silakan, mau jualan silakan. Asalkan nggak boleh dipaksa, terus segala bentuk penggiringan gak boleh,” terang Mohamad Dimyati selaku Pembantu Dekan III. Status kewajiban membeli produk, ketua panitia berstatemen bahwa MABA tidak wajib beli di BEM. “Kalau barang-barang yang harus dibawa itu diwajibkan. Cuma kalau membelinya, mereka terserah mau membeli dimana kami dari panitia memberikan kemudahan bisa dibeli di sini,” terang Muhammad Anugerah Mauludi.

Siti Khotijah

Staf Pengembangan di LPME Ecpose, yang saat ini sedang menggeluti bidang desain. Mahasiswi angkatan 2015 di Manajemen FEB UNEJ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *