Memilih Permainan Sesuai Usia Anak, Kurusetra Ajak Penonton Mengenang Permainan Masa Kecil

Memilih Permainan Sesuai Usia Anak, Kurusetra Ajak Penonton Mengenang Permainan Masa Kecil

Komunitas Rumpun Seni Intra (Kurusetra) adakan Latihan Bersama Orientasi Angkatan Baru 18 Angkatan XIX di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jember pada Rabu (12/4).  Mengusung tema “Kimcilku: Kisah Mainan Kecilku”, Kurusetra ingin mengajak para penonton untuk mengenang permainan semasa anak-anak.  “Anak sekarang mainnya game, kita harus bisa mengarahkan konsumsi permainan mereka, agar ada pembelajaran yang bisa mereka petik dan permainan itu sesuai dengan usianya,” ujar Alfan Fadli, Ketua Umum Kurusetra.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam ini menampilkan beberapa penampilan yang menunjukkan kenangan masa kecil.  Berbagai lagu anak-anak seperti Bermain Layang-Layang, Balonku, Naik Kereta Api, dan lain-lain dibawakan oleh beberapa band dengan iringan musik modern.  Galeri seni yang dipamerkan di sudut Gedung PKM juga menampilkan gambar permainan anak-anak seperti bekel, kelereng, dakon, dan masih banyak lagi.  Penampilan dari para penari tradisional pun menggambarkan keceriaan anak-anak saat bermain bersama.  Pada penghujung acara, ditampilkan teater monolog yang mengisahkan penyesalan seorang mahasiswa akibat semasa kecil belum sempat merasakan bermain bersama teman-temannya karena sibuk belajar.

Sebagai penonton yang membawa anak usia 5 dan 7 tahun, Lidya menuturkan bahwa apa yang diangkat teman-teman Kurusetra adalah sama seperti yang ia alami sebagai orang tua.  “Untuk anak saya sih, masih belum terlalu terikat pada smartphone, tapi memang sekarang kan sudah zamannya teknologi, siapa tahu beberapa tahun lagi zaman berubah.  Pintar-pintar orang tua untuk mem-filter saja,” ujar Lidya.

Selain untuk menampilkan pertunjukkan dari para calon anggota baru Kurusetra, dengan diadakannya acara ini Alfan berharap penonton dapat menangkap pesan dari setiap penampilan.  “Kita tidak menyarankan anak kecil untuk memainkan mainan-mainan ini, tapi diharapkan dengan adanya tema ini kita bisa menyaring suatu mainan itu pantas atau tidak untuk adik atau anak kita kelak,” tutur Alfan.

Triana Novitasari

Pimpinan Redaksi LPME Ecpose, yang saat ini sedang menempuh studi di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *