Pemilu Raya BEM dan BPM Berjalan Lancar

Pemilu Raya BEM dan BPM Berjalan Lancar

Pesta demokrasi dalam rangka pemilihan ketua dan wakil Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jember (BEM UJ) serta pemilihan Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas Jember (BPM UJ) dilaksanakan hari ini [7/5]. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB UJ) menyediakan ruang Multimedia sebagai tempat pemungutan suara. Terkait pelaksanaan acara Muhammad Fadlullah Ali salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Universitas Jember (KPUM UJ) menyatakan bahwa kegiatan Pemilu Raya kali ini berjalan dengan lancar.

Sama seperti pada tahun sebelumnya, pemilu raya kali ini dilakukan dengan sistem E-voting, namun pada tahun ini E-Voting hanya dapat dilakukan menggunakan komputer yang telah disediakan oleh panitia KPUM. Dan berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini menurut panitia KPUM antusiasme mahasiswa FEB untuk menggunakan hak suaranya meningkat. Hal ini dikarenakan adanya sosialisasi yang telah dilakukan jauh-jauh hari. “Tahun lalu waktunya terbatas cuma satu bulan, kalau kami KPUM sekarang lebih dua bulan persiapannya”, ujar Ali.

KPUM melakukan sosialisasi dengan perwakilan dari UKM dan Ormawa yang terdapat di Fakultas dan Universitas maksimal tiga orang dari setiap UKM dan Ormawa. Dari sosialisasi yang dilakukan Ali berharap delegasi tersebut dapat menginfokan mengenai Pemilu Raya kepada sesama anggota UKM dan Ormawa. Selain melakukan sosialisasi, KPUM juga melaksanakan acara senam bersama dan juga kampanye calon ketua dan wakil BEM UNEJ. Menurut Ali target antusiasme dari mahasiswa pada acara kampanye dan senam bersama masih kurang namun secara sistem pelaksanaan Pemilu Raya tahun ia rasa sudah cukup baik. Silvia Indah Dwi Cahyani Mahasiswa FEB UJ 2018 menyatakan bahwa tidak ada sosialisasi Pemilu Raya sehingga pada saat pelaksanaan pemilihan mengalami kebingungan dalam memilih kandidat ketua dan wakil BEM UNEJ. Silvia juga menuturkan bahwa masing-masing kandidat paslon satu dan dua tidak melakukan kampanye sehingga mahasiswa kurang mengenal para paslon. [Riska, Devidia]

Kristina Riska Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *