Demo di Jember, Mahasiswa Serukan Tolak RUU Pemerintah

Foto: ECP/Aurora P. Mambo

Orasi dan teriakan yel-yel tolak rancangan undang-undang (RUU)  menggema di kampus Universitas Jember(UNEJ) dalam aksi yang dilakukan oleh beberapa organisasi yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Jember hari ini, Senin [9/23].

Aksi yang diikuti oleh ratusan mahasiswa ini digelar di badan jalan depan kampus. Selain melakukan orasi mereka juga membagikan selebaran yang berisi pernyataan sikap atas RUU yang dirancang oleh pemerintah.

Mahasiswa melakukan long march menuju ke gedung DPRD Kabupaten Jember melalui jalan Kalimantan. Kendaraan melaju tersendat.

Fandi salah satu orator dari aliansi IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) menjelaskan bahwa mahasiswa merasa tersakiti oleh sikap pemerintah yang terkesan terburu-buru dalam merevisi dan merencanakan undang-undang.

“Kami meminta agar DPRD Kabupaten Jember mendukung mahasiswa dalam menolak adanya RUU dan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat,” seru Fandi.

Irham salah seorang orator menyatakan bahwasanya ada konsolidasi tingkat tinggi di antara badan legislatif dan eksekutif pemerintah untuk melancarkan agenda politiknya.

“Pada intinya, kami menolak itu semua (RUU, red).

Adapun isi dari pernyataan sikap aliansi Cipayung Plus Jember adalah sebagai berikut :

  1. Menolak disahkannya UU KPK, RKUHP, RUU Pertanahan, dan RUU Permasyarakatan;
  2. Meminta presiden untuk mencabut UU KPK yang baru disahkan dengan Perppu;
  3. Menghimbau kepada DPR dan Presiden untuk selalu memperhatikan dan mengindahkan aspirasi rakyat dalam membentuk undang-undang.

[Ilham, Ridho, Aurora, Dika, Hairulla]

Ilham Faurizal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *