LEGALITAS PRESS RELEASE ALIANSI BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS UNIVERISTAS JEMBER

LEGALITAS PRESS RELEASE ALIANSI BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS UNIVERISTAS JEMBER

Ilustrasi oleh: Dinda Tiara

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF) Universitas Jember (UNEJ) menerbitkan press release pernyataan sikap mengenai advokasi kebijakan UNEJ selama masa pandemi COVID-19 (27/04). Kinerja advokasi BEM UNEJ 2020 dianggap seperti juru bicara rektorat dan lambat dalam menindak lanjuti tuntutan mahasiswa. Tiga belas ketua umum BEMF UNEJ ikut menandatanganinya dan press release telah tersebar di sosial media, salah satunya whatsapp.

Press release tersebut legal  dari beberapa BEMF yang merasakan keresahan terhadap kebijakan rektorat yang perlu segera diselesaikan,” ujar Muhammad Syahril Imron, Ketua Umum BEM Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), UNEJ. Ia juga menambahkan bahwa poin-poin tuntutan tersebut telah disepakati aliansi BEMF sesuai kajian internal yang telah dilaksanakan. Ketua umum BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNEJ, Rangga Aryo Wicaksono ikut mengakui legalitas press release dengan penguatan SK Rektor nomor 3256, tentang posisi BEMF sebagai badan pelaksana kemahasiswaan fakultas.

Adapun tujuh tuntutan yang diusung aliansi BEMF memiliki tiga poin pokok, yaitu perihal registrasi ulang Kuliah Kerja Nyata (KKN) back to village, perubahan sistem perkuliahan, Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan perkuliahan daring. “Harapannya pihak rektorat dapat segera menyelesaikan beberapa poin masalah terkait kebijakan yang dikeluarkan dengan meninjau ulang dan memberi kejelasan kepada mahasiswa.” Ujar Muhammad Syahril Imron. [Shofiahtu, Erlinda, Fivi]

Shofiahtu Adita

Shofiahtu Adita

One thought on “LEGALITAS PRESS RELEASE ALIANSI BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS UNIVERISTAS JEMBER

  1. Mohon dong dihitung dan ditimbang lagi mengenai efektivitas terbentuknya Aliansi BEM F. Sudah ada BEM U yang walaupun masih jalan tertatih-tatih, bisa jadi corong utama dari aspirasi yang diinginkan. Selain itu, belajar mendengarkan. Aspirasi pengkajian ulang pembebasan UKT mahasiswa semester akhir itu dari siapa? Hanya orang tertentu saja atau bagaimana? Kapan pengambilan datanya? Kalau wawancara, siapa yang diwawancara? Kalau pakai kuesioner, mana sini lihat kuesionernya? Mengingat bahwa surat edaran tgl 14 April yang ditindaklanjuti tgl 16 April hanya memberikan kesempatan bebas biaya kuliah bagi yang sudah sempro saja. Kalau hanya untuk mendukung yang belum sempro sebelum 14 April 2020 agar dibebaskan juga, mohon maaf, jangan pakai dalih aspirasi dari semua mahasiswa. Kepentingan pribadi, jangan diatas namakan kepentingan bersama. Tak bijak, basi, sekaligus tak bermutu dan kurang pantas menduduki jabatan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *