PENCAIRAN BANTUAN DANA UNEJ TERBENTUR STATUS PTN SATKER DAN PEMANGKASAN ANGGARAN

PENCAIRAN BANTUAN DANA UNEJ TERBENTUR STATUS PTN SATKER DAN PEMANGKASAN ANGGARAN

Ilustrasi oleh: Fivi Febriana

(08/04) Universitas Jember (UNEJ) mengeluarkan Surat No. 5836/UN25/SP2020 tentang pemberian subsidi Rp. 50.000 kepada mahasiswanya, dari yang awalnya berupa paket data. Hampir sebulan berlalu, bantuan tak kunjung dicairkan. Di sisi lain, hal ini dinantikan oleh beberapa mahasiswa UNEJ yang kini dihadapkan kuliah daring.

“Mengingat kuliah daring setiap hari membutuhkan paket internet yg tidak sedikit, bantuan tersebut tentu dinantikan.” ujar Aurelia Fiqi, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) angkatan 17. Keluhan lain juga datang dari Tiara Amalinda, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) angkatan 17. Ia juga menyampaikan bahwa seharusnya UNEJ memersiapkan birokrasinya terlebih dahulu dengan baik, sebelum melaksanakan bantuan paket data ini. Agar tidak terlambat dan mengulur waktu hingga berbulan-bulan.

Terkait kelanjutan pencairan dana tersebut, Ahmad Nur Rohman selaku Kepala Bidang Advokasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNEJ yang telah verifikasi pada pihak terkait, menegaskan bahwa proses pencairan dana subsidi itu, melewati tahap panjang. Mengingat posisi UNEJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (PTN Satker). “UNEJ baru dapat mengajukan pencairan ke perbendaharaan negara pasca mahasiswa melakukan proses pendaftaran. Kemudian berlanjut pada proses verifikasi dari pihak UNEJ, dengan penyesuaian nama dan nomor rekening. Barulah proses terakhir yakni pencairan dari perbendaharaan negara langsung ke rekening bank setiap mahasiswa.”ucapnya. Tak hanya itu, pihak UNEJ ikut mengkonfirmasikan adanya pemangkasan anggaran kurang lebih sebesar Rp. 5.500.000.000 saat ini. ”[Dzakiyyah, Fatma, Naurah]

Dzakiyyah Nisah

Dzakiyyah Nisah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *