Debat Publik Capres Cawapres BEM UNEJ: Pandangan Kampus Merdeka di Mata Para Paslon

Foto: KPUM UNEJ for LPM Ecpose

(07/12) Debat publik pemilihan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Jember (BEM UNEJ) disiarkan langsung dari Gedung Soetardjo UNEJ, melalui zoom meeting conference dan YouTube. Debat publik ini membahas berbagai isu terkait kampus UNEJ. Salah satunya, yakni perencanaan kampus merdeka yang mana ketiga paslon memiliki pandangan tersendiri terkait konsep konkretnya.

Muhammad Rizal Syaiful Nur dan Uways Alqorni sebagai pasangan calon (paslon) nomor urut 1, menegaskan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak dan sosialisasi penting agar tercapai kampus yang merdeka. Selain itu, mereka juga menuturkan akan penguatan digitalisasi. “Digitalisasi sistem di kampus penting dibangun untuk penyebaran informasi yang baik serta penting pula agar sinkron dengan birokrasi. Kami akan membicarakannya nanti dengan birokrasi agar tetap sejalan.” Ujar Rizal.

Sementara itu, dengan konsep lain berupa penguatan literasi dalam kampus merdeka. Agung Prakuso dan Cendikia Akhmad, paslon nomor urut 2 merencanakan beberapa kegiatan pendukung, seperti festival literasi, bedah buku, dan bazar buku dengan beberapa ahli. “Saya melihat saat pertukaran pelajar, banyak mahasiswa di luar sana yang memiliki sikap kritis yang sesuai teori serta kajian literasi. Saya ingin membawa hal itu di UNEJ.” Tutur Cendikia.

Kemudian, M. Bayu Ramadhani dan Yuyun Khairun Nisa sebagai paslon nomor urut 3 membawakan konsep kemerdekaan berpendapat dan kemudahan akses informasi pada kampus merdeka. “Kampus merdeka berarti merdeka dalam berpendapat dan meraih apa yang diinginkan dan memberi wadah untuk eksplorasi. Kami akan lebih mengupayakan kontribusi mahasiswa pada masyarakat dari adanya kampus merdeka nantinya.” Tutur Bayu.

Melalui debat publik ini, Nanda Khoirur Rijal sebagai ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UNEJ 2020 berharap agar masyarakat UNEJ bertanggung jawab pada hak pilihnya nanti, karena telah mengetahui potensi tiap paslon. [Devidia, Fivi]

Fivi Febriana

Fivi Febriana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *